Jenis Sarang Walet Dan Harganya

Posted On By admin ridho

Harga sarang burung walet ditentukan berdasarkan jenisnya. Terdapat 4 jenis sarang walet yang masing-masing memiliki harganya berbeda-beda. Dari beberapa sarang walet yang baiasanya diperjualbelikan memiliki harga sarang walet yang bervariasi menurut jenisnya. Jenis sarang burung walet sangat berpengaruh terhadap jenis waletnya tersebut, misalnya seperti sarang putih (Aerodramus fuciphagus), sarang hitam (Aerodramus maximus), sarang rumput (Collocalia esculenta), dan sarang lumut (Aerodramus vanicorensis). Harga sarang walet juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lain seperti bentuk, ukuran, berat, warna dan sebagainya. Sarang walet biasanya memiliki ukuran lebar sekitar 4-10 cm dengan berat 6-9 gram. Bentuk sarang walet tergantung oleh pemasangan sirip, usia walet, musim yang sedang berlangsung, dan pola panenan. Dari jenisnya sendiri terdapat 4 jenis sarang walet dengan harga sarang walet yang berbeda-beda, berikut penjelasannya:

Baca: Manfaat / Khasiat Sarang Burung Walet

1. Sarang Walet Putih

Sarang putih merupakan sarang yang sepenuhnya terbuat dari air liur walet (saliva), meski terkadang terdapat sedikit campuran seperti bulu-bulu halus dari walet. Sarang walet ini berwarna putih sehingga terkadang disebut juga dengan sebutan edible-nest swiftlet, Yen-yu. Bentuk sarang walet cukup bervariasi. Variasi bentuk sarang walet putih sangat tergantung pada sistem pemasangan sirip. Pada pemasangaan sirip sitem kotak-kotak akan menghasilkan bentuk sarang sudut. Pada sirip membujur atau melintang dengan jarak pasang antarsirip yang dekat atau dengan jarang kurang dari 20 cm akan menghasilkan sarang walet dengan bentuk memanjang seperti perahu. Jika jarak antar sirip sekitar 30-50 cm makan akan dihasilkan bentuk yang normal seperti mangkok yang dibelah dua. Walet putih biasanya membuat sarang di gedung-gedung, dan masih banyak juga yang tinggal di gua-gua alam. Burung walet akan memilih tempat yang terlindungi dari terpaan angin, paparan sinar matahari, tempat yang kering, dan tempat yang memiliki kelembapan yang sesuai dengan habitatnya.

Harga sarang walet putih berkisar antara Rp. 10.000.000 sampai Rp. 17.000.000.

2. Sarang Walet Warna Hitam

Sarang walet yang berwarna kehitaman dibangun dari campuran air liur yang bercampur dengan bulu-bulunya. Campuran bulu-bulunya terkadang banyak dan merata sehingga berkesan sarang tersebut menjadi warna hitam atau biasa disebut dengan istilah Black-nest swiflet. Walet hitam yang membuat sarang bercampur dengan bulu-bulunya tersebut diduga karena faktor kondisi alam atau tempat mereka bersarang seperti gua yang terlalu lembab, sehingga sarang tidak cepat kering. Burung walet mencampurkan bulu-bulunya agar sarang dapat digunakan sebagai tempat bertelur. Burung walet sengaja mencampurkan bulu-bulu kering dari tubuhnya digunakan sebagai kerangka untuk sarangnya. Sarang walet hitam memiliki ukuran antara 5 hingga 7 cm dengan bentuk yang tidak beraturan. Bentuk yang tidak beraturan disebabkan oleh lekuk-lekuk dinding gua yang tidak rata, sehingga burung walet kesulitan membangun sarangnya dengan baik. Harga sarang burung walet hitam berkisar antara Rp. 1.000.000 hingga Rp. 4.000.000 per kilogramnya. Rendahnya harga sarang burung walet hitam ini disebabkan oleh berat air liur dalam sarang tersebut hanya berkisar antara 50 – 60% saja. Proses pembersihan sarang burg hitam dari bulu-bulu yang tercampur terkadang juga sulit, karena bulu-bulu tersebut sudah terbenam di dalam liur sarang. Karena itu proses pembersihannya lebih banyak memakan waktu yang lama.

3. Sarang Walet Rumput

Sarang ini terletak di tempat yang redup atau dengan cahaya yang terbatas dan biasanya tidak pada tempat yang gelap. Sarang dari burung walet ini menggunakan campuran air liur dan bahan-bahan lain seperti rerumputan kering, daun cemara, daun pinus, bunga, serabut kelapa, dan lain sebagainya. Terkadang sarang juga tercampur dengan bulu-bulu serta capuran lain seperti kapuk, plastik, dan daun-daun kecil lain. Kemampuan burung walet jenis ini dalam memproduksi air liur relatif lebih sedikit jika dibandingkan dengan jenis burung walet lainnya. Harga sarang burung walet rumput ini berkisar antara Rp. 750.000 hingga Rp. 1.500.000 per kilogramnya. Hal ini karena tiap sarang burung walet ini hanya terdapat air liur sebanyak 3 – 5 gram saja..

4. Sarang Walet Lumut

Burung walet yang membuat sarangnya dari campuran air liur dan lumut ini biasanya dilakukan oleh burung sriti. Lumut merupakan tumbuhan berdaun halus yang tumbuhnya berada di permukaan batu-batu kali atau dinding-dinding gua yang basah. Harga sarang walet lumut ini relatif lebih murah, yaitu berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp. 200.000 per kilogramnya. Rendahnya harga sarang lumut ini dikarenakan sarang hanya mengandung liur sebanyak 2 hingga 3 gram saja. Sarang lumut jika masih baru dan baik kondisinya akan berwarna hijau, jika sarang sudah cukup lama maka akan berubah warnanya menjadi cokelat kehitaman dan kering. Sarang lumut yang sudah lama akan memiliki harga yang paling rendah karena penguraiannya akan semakin sulit karena telah bercampur dengan bahan lumut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dijual Rumah Besar Jl.Ampera Palaran Kalimantan Timur



loading…


loading…